{"id":36249,"date":"2025-05-20T07:31:21","date_gmt":"2025-05-20T07:31:21","guid":{"rendered":"https:\/\/bisnisjava.com\/?p=36249"},"modified":"2025-05-20T07:31:21","modified_gmt":"2025-05-20T07:31:21","slug":"kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/2025\/05\/20\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\/","title":{"rendered":"Kebangkitan Mesin vs. Kebangkitan Moral: Siapa yang Menjaga Kemanusiaan?"},"content":{"rendered":"<p>Jakarta, 20 Mei 2025 \u2014 Kita menghadapi penjajahan baru yang tak berbentuk senapan, tapi berupa algoritma. Bahaya kecerdasan buatan (AI) bukan pada kecepatannya, tetapi pada kekosongan etik yang menyertainya,\u201d tegas Prof. Dedi Prasetyo, Guru Besar Hukum dan Etika Teknologi dari Universitas Islam Sultan Agung (Unissula). <\/p>\n<p>Menurutnya, Hari Kebangkitan Nasional tahun ini harus dimaknai secara baru. \u201cJika dulu kita bangkit melawan kolonialisme, hari ini kita harus bangkit untuk menyelamatkan kemanusiaan dari euforia teknologi yang kehilangan arah. Kita sedang membiarkan mesin mengambil alih akal, hati, bahkan keadilan,\u201d ujar Dedi.<\/p>\n<p>Ia menyoroti kasus-kasus aktual seperti penggunaan alat AI \u201cCybercheck\u201d dalam ribuan perkara hukum di Amerika Serikat, termasuk kasus pria di Ohio yang divonis penjara seumur hidup hanya berdasarkan hasil skor risiko yang diberikan sistem. \u201cTidak ada saksi, tidak ada bukti fisik, hanya algoritma. Ini sangat berbahaya dan tidak boleh terjadi di Indonesia,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dedi juga menyinggung soal victim impact statement yang ditulis oleh AI dalam sidang pidana pembunuhan di Arizona, Amerika Serikat. \u201cKetika AI menulis pernyataan atas nama korban yang telah meninggal, kita harus bertanya \u2014 siapa yang sebenarnya berbicara? Apakah kita masih manusia, atau hanya operator bagi program-program prediktif yang dingin dan tak punya nurani?\u201d<\/p>\n<p>Bangkit Sebagai Manusia, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi<\/p>\n<p>Devie Rahmawati, pegiat literasi digital dari Universitas Indonesia dan penerima sejumlah penghargaan internasional dalam bidang literasi digital, memperingatkan bahwa dominasi AI dalam kehidupan pribadi sudah sangat mengkhawatirkan.<\/p>\n<p>\u201cKetika 80% Gen Z bersedia menikah dengan AI, itu bukan sekadar tren\u2014itu sinyal bahwa kita sedang kehilangan kepercayaan pada relasi manusiawi,\u201d ungkap Devie, merujuk pada studi yang dipublikasikan oleh Forbes April lalu. Ia menyebut bahwa keterhubungan palsu yang ditawarkan AI, terutama lewat chatbot seperti Character.ai, justru menjauhkan anak muda dari kedalaman hubungan yang nyata.<\/p>\n<p>Kasus remaja Florida yang bunuh diri setelah menjalin \u2018hubungan emosional\u2019 dengan chatbot AI menjadi pelajaran pahit. \u201cAI tidak punya jiwa. Tapi kita justru memperlakukannya seolah-olah ia memiliki empati. Inilah titik krisis kemanusiaan kita,\u201d ujar Devie, associate professor program Vokasi UI. <\/p>\n<p>Devie juga mengangkat fenomena viral yang terjadi di Yunani, ketika seorang istri menceraikan suaminya hanya karena ChatGPT \u2018memprediksi\u2019 perselingkuhan lewat interpretasi pola ampas kopi. \u201cTeknologi sudah menjadi nabi digital. Dan masyarakat mulai mempercayainya lebih dari logika dan dialog,\u201d katanya prihatin.<\/p>\n<p>Literasi Digital: Pilar Kebangkitan Baru<\/p>\n<p>Menurut Devie, literasi digital kini harus diposisikan setara dengan pendidikan dasar. \u201cKebangkitan tidak akan mungkin terjadi tanpa manusia yang paham bagaimana teknologi bekerja, apa bahayanya, dan kapan harus berkata cukup,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>Ia mengusulkan agar pemerintah tidak hanya fokus pada pengembangan AI, tetapi juga pada regulasi dan etika yang kuat. \u201cIndonesia harus belajar dari kasus-kasus di luar negeri. Kita tidak ingin Clearview AI atau perangkat pengawasan massal hadir di kota-kota kita tanpa persetujuan publik,\u201d lanjut Devie.<\/p>\n<p>Kebangkitan Nasional yang Berjiwa dan Bernurani<\/p>\n<p>Itwasum Polri, Dedi menegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional harus dikembalikan ke esensinya: membela manusia. \u201cBangkitlah sebagai manusia. Jangan serahkan pengambilan keputusan hidup, hukum, atau relasi kepada mesin. Karena sekali kita percaya bahwa mesin tahu segalanya, maka kita telah kehilangan hakikat dari apa itu manusia.\u201d<\/p>\n<p>Devie Rahmawati menambahkan, \u201cTeknologi boleh berkembang. Tapi etika, cinta, dan kesadaran harus tumbuh lebih cepat. Kebangkitan sejati adalah saat kita mampu menggunakan teknologi tanpa kehilangan jati diri.\u201d<\/p>\n<p>\u201cFenomena AI hari ini bukan fiksi ilmiah. Dari ruang sidang, kamar tidur, hingga layar ponsel, kita berhadapan dengan entitas digital yang makin cerdas\u2014tapi tak bermoral. Hari Kebangkitan Nasional adalah momen untuk menegaskan: manusia harus tetap jadi pusat dari kemajuan, bukan korban dari kecanggihan\u201d tutup Dedi,  mantan Kadiv Humas Mabes Polri.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta, 20 Mei 2025 \u2014 Kita menghadapi penjajahan baru yang tak berbentuk senapan, tapi berupa&nbsp;[&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":36250,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[893,1418,1075],"newstopic":[],"class_list":["post-36249","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-nasional","tag-irwasum-polri","tag-kebangkitan-nasional-vs-kebangkitan-mesin-siapa-yang-menang","tag-komjen-dedi-prasetyo"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.3 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Kebangkitan Mesin vs. Kebangkitan Moral: Siapa yang Menjaga Kemanusiaan? - Bisnis Java<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/2025\/05\/20\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kebangkitan Mesin vs. Kebangkitan Moral: Siapa yang Menjaga Kemanusiaan? - Bisnis Java\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta, 20 Mei 2025 \u2014 Kita menghadapi penjajahan baru yang tak berbentuk senapan, tapi berupa&nbsp;[&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/2025\/05\/20\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bisnis Java\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-20T07:31:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/bisnisjava.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG-20250520-WA0005.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Redaktur\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Redaktur\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/20\\\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/20\\\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Redaktur\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8ad6241d96ad8b28924ce5d79846adad\"},\"headline\":\"Kebangkitan Mesin vs. Kebangkitan Moral: Siapa yang Menjaga Kemanusiaan?\",\"datePublished\":\"2025-05-20T07:31:21+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/20\\\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\\\/\"},\"wordCount\":575,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/20\\\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/IMG-20250520-WA0005.jpg\",\"keywords\":[\"Irwasum Polri\",\"Kebangkitan Nasional vs. Kebangkitan Mesin: Siapa yang Menang?\",\"Komjen Dedi Prasetyo\"],\"articleSection\":[\"Nasional\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/20\\\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/20\\\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/20\\\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\\\/\",\"name\":\"Kebangkitan Mesin vs. Kebangkitan Moral: Siapa yang Menjaga Kemanusiaan? - Bisnis Java\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/20\\\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/20\\\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/IMG-20250520-WA0005.jpg\",\"datePublished\":\"2025-05-20T07:31:21+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8ad6241d96ad8b28924ce5d79846adad\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/20\\\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/20\\\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/20\\\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/IMG-20250520-WA0005.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/IMG-20250520-WA0005.jpg\",\"width\":1280,\"height\":720},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/index.php\\\/2025\\\/05\\\/20\\\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kebangkitan Mesin vs. Kebangkitan Moral: Siapa yang Menjaga Kemanusiaan?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/\",\"name\":\"Bisnis Java\",\"description\":\"Berita Java\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/8ad6241d96ad8b28924ce5d79846adad\",\"name\":\"Redaktur\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/2c8b9abf69157f7772ebf6d374222e991f6494f430c5d6cf63d778b4912986ec?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/2c8b9abf69157f7772ebf6d374222e991f6494f430c5d6cf63d778b4912986ec?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/2c8b9abf69157f7772ebf6d374222e991f6494f430c5d6cf63d778b4912986ec?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Redaktur\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/bisnisjava.com\\\/index.php\\\/author\\\/redaktur\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kebangkitan Mesin vs. Kebangkitan Moral: Siapa yang Menjaga Kemanusiaan? - Bisnis Java","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/2025\/05\/20\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kebangkitan Mesin vs. Kebangkitan Moral: Siapa yang Menjaga Kemanusiaan? - Bisnis Java","og_description":"Jakarta, 20 Mei 2025 \u2014 Kita menghadapi penjajahan baru yang tak berbentuk senapan, tapi berupa&nbsp;[&hellip;]","og_url":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/2025\/05\/20\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\/","og_site_name":"Bisnis Java","article_published_time":"2025-05-20T07:31:21+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":720,"url":"https:\/\/bisnisjava.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG-20250520-WA0005.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Redaktur","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Redaktur","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/2025\/05\/20\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/2025\/05\/20\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\/"},"author":{"name":"Redaktur","@id":"https:\/\/bisnisjava.com\/#\/schema\/person\/8ad6241d96ad8b28924ce5d79846adad"},"headline":"Kebangkitan Mesin vs. Kebangkitan Moral: Siapa yang Menjaga Kemanusiaan?","datePublished":"2025-05-20T07:31:21+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/2025\/05\/20\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\/"},"wordCount":575,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/2025\/05\/20\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bisnisjava.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG-20250520-WA0005.jpg","keywords":["Irwasum Polri","Kebangkitan Nasional vs. Kebangkitan Mesin: Siapa yang Menang?","Komjen Dedi Prasetyo"],"articleSection":["Nasional"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/2025\/05\/20\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/2025\/05\/20\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\/","url":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/2025\/05\/20\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\/","name":"Kebangkitan Mesin vs. Kebangkitan Moral: Siapa yang Menjaga Kemanusiaan? - Bisnis Java","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bisnisjava.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/2025\/05\/20\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/2025\/05\/20\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/bisnisjava.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG-20250520-WA0005.jpg","datePublished":"2025-05-20T07:31:21+00:00","author":{"@id":"https:\/\/bisnisjava.com\/#\/schema\/person\/8ad6241d96ad8b28924ce5d79846adad"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/2025\/05\/20\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/2025\/05\/20\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/2025\/05\/20\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\/#primaryimage","url":"https:\/\/bisnisjava.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG-20250520-WA0005.jpg","contentUrl":"https:\/\/bisnisjava.com\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/IMG-20250520-WA0005.jpg","width":1280,"height":720},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/2025\/05\/20\/kebangkitan-mesin-vs-kebangkitan-moral-siapa-yang-menjaga-kemanusiaan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/bisnisjava.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kebangkitan Mesin vs. Kebangkitan Moral: Siapa yang Menjaga Kemanusiaan?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/bisnisjava.com\/#website","url":"https:\/\/bisnisjava.com\/","name":"Bisnis Java","description":"Berita Java","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/bisnisjava.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/bisnisjava.com\/#\/schema\/person\/8ad6241d96ad8b28924ce5d79846adad","name":"Redaktur","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2c8b9abf69157f7772ebf6d374222e991f6494f430c5d6cf63d778b4912986ec?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2c8b9abf69157f7772ebf6d374222e991f6494f430c5d6cf63d778b4912986ec?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2c8b9abf69157f7772ebf6d374222e991f6494f430c5d6cf63d778b4912986ec?s=96&d=mm&r=g","caption":"Redaktur"},"url":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/author\/redaktur\/"}]}},"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36249","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=36249"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36249\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":36251,"href":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/36249\/revisions\/36251"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/36250"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=36249"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=36249"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=36249"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/bisnisjava.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=36249"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}